https://journal.scientic.id/index.php/asci/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES)2026-07-23T01:54:09+00:00Sanubari Rela Tobatscientific.journal@scientic.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES) </strong></span>published twice a year the first issue will be published in June 2023. This journal discusses the topic of Community Service.</p> <p>This journal contains writings raised from the results of community service, especially in the fields of health and medicine as an effort to improve the academic atmosphere, as publications as a result of the dedication of lecturers, students, practitioners and the general public. Editors welcome contributions in the form of articles from lecturers and health experts for publication in this journal.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Manuscripts</strong> submitted must be original and have never been published in other media</p> <p><span lang="en"> </span></p>https://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/245Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Remaja Melalui Edukasi di Era Modern pada Siswa Kelas XII SMAN 1 Sukomoro2025-07-11T07:54:56+00:00Riska Ratnawatiriskaratnawati78@gmail.comLestari Setyaningsihlestari.seyaningsih16@gmail.comNadia Putri Pramasylannadiapramasyla07@gmail.comRehan Izza Retiyandiniizzaretiyandini@gmail.comRista Adelyaristaade930@gmail.comLaili Muthmainnahmuthmainnahai@gmail.com<p>Kesehatan mental remaja menjadi isu krusial di era modern, terutama di kalangan pelajar SMA yang rentang tekanan akademik, sosial, dan emosional. Berdasarkan observasi awal dilokasi pengabdia, ditemukan bahwa banyak siswa kelas 12 di SMAN 1 Sukomoro mengalami stres dan tekanan emosional menjelang ujian akhir dan masa transisi ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk mencegah dan mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan mental pada remaja, khususnya bagi siswa-siswi kelas 12 dilingkup SMAN 1 Sukomoro. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif interaktif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan terkait definisi kesehatan mental faktor risiko internal dan eksternal, serta cara menjaga kesehatan mental yang baik. Kegiatan ini membuktikan edukasi secara langsung dapat meningkatkan pemahaman remaja terhadap isu psikologis yang mereka hadapi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model intervensi sederhana di sekolah untuk mencegah gangguan mental pada remaja.</p>2026-06-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Riska Ratnawati, Lestari Setyaningsih, Nadia Putri Pramasyla, Rehan Izza Retiyandini, Rista Adelya, Laili Muthmainnahhttps://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/371A Peningkatan Pengetahuan Staf tentang Mutu dan Keselamatan Pasien melalui Pelatihan Terstruktur di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang2026-07-23T01:54:09+00:00Prima Adelinprimaadelin@fk.unbrah.ac.iderlinengsiherlinengsih@gmail.comNicen Suherlinnicenceen.525@gmail.com<p>Mutu pelayanan dan keselamatan pasien merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Implementasi program mutu dan keselamatan pasien memerlukan keterlibatan seluruh staf rumah sakit, baik tenaga kesehatan maupun tenaga nonkesehatan. Namun, pemahaman staf terhadap konsep mutu, indikator mutu, manajemen risiko, dan keselamatan pasien masih bervariasi sehingga diperlukan kegiatan edukasi secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan staf Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang mengenai upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2026 di RSI Siti Rahmah Padang dengan sasaran 57 orang staf rumah sakit yang terdiri atas tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi, simulasi, diskusi interaktif, dan post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan rerata nilai pre-test sebesar 73,86±31,27 dan rerata nilai post-test sebesar 82,98±23,53. Terdapat peningkatan skor pengetahuan sebesar 9,12 poin setelah kegiatan sosialisasi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara nilai pre-test dan post-test (p=0,007). Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman staf mengenai mutu dan keselamatan pasien. </p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Prima Adelin , Erlinengsih, Nicen Suherlin https://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/363Dampak Fenomena Fomo di Media Sosial terhadap Kualitas Kesehatan Psiologis Siswa di SMK Negeri 3 Madiun2026-07-06T01:03:57+00:00Riska Ratnawatiriskaratnawati78@gmail.comBellinda Widya Sukma Maharanibellindasukma@gmail.comDimas Bayu Saputradimas301105@gmail.comMeiva Salsabila Ganies Wahyu Utamiganiesiva@gmail.comTrillion Nur Cahyo Utamitrillionnurcahyoutami@gmail.comWindy Diah Puspitasariwindy185y@gmail.comZahrotun Nisa nissazahro3@gmail.com<p>Pengaruh fenomena FOMO (<em>Fear of Missing Out</em>) pada remaja akan mempengaruhi kesehatan mental dan psikologis. FOMO merupakan pengalaman ketakutan, kecemasan, atau kekhawatiran yang muncul dari perasaan tertinggal dari informasi, tren, atau kegiatan sosial yang berlangsung di sekitar, terutama berkaitan dengan penggunaan media social. Kalangan remaja, baik yang berstatus siswa sekolah menengah atas maupun sekolah menengah kejuruan, merupakan kelompok yang paling sering mengalami fenomena tersebut, terutama pada individu dengan tingkat harga diri yang rendah. Perasaan tidak aman dan kurangnya rasa percaya diri lebih banyak dijumpai pada remaja dengan kondisi tersebut, yang umumnya muncul akibat kecenderungan membandingkan kehidupan diri sendiri dengan kehidupan orang lain sebagaimana ditampilkan di media sosial. Akan tetapi dampak dari fenomena FOMO (<em>Fear of Missing Out</em>) masih dianggap sepele oleh masyarakat khususnya remaja.</p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Riska Ratnawati, Bellinda Widya Sukma Maharani, Dimas Bayu Saputra, Meiva Salsabila Ganies Wahyu Utami, Trillion Nur Cahyo Utami, Windy Diah Puspitasari, Zahrotun Nisa https://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/351Edukasi dan Skrining Faktor Risiko Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang2026-05-29T01:32:40+00:00Fidiariani Sjaafvidiariani@gmail.comDebie Anggrainidebieanggraini@fk.unbrah.ac.idNesi Meldi Pratiwidebieanggraini@fk.unbrah.ac.id<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak ditemukan pada kelompok lansia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Faktor risiko hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, indeks massa tubuh, konsumsi natrium, kebiasaan merokok, dan aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai faktor risiko hipertensi melalui edukasi kesehatan dan skrining sederhana di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan banner, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran indeks massa tubuh, serta wawancara faktor risiko hipertensi pada lansia. Kegiatan melibatkan 88 lansia hipertensi. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kelompok usia lanjut (61,4%), berjenis kelamin perempuan (69,3%), memiliki riwayat keluarga hipertensi (61,4%), aktivitas fisik kurang baik (72,7%), serta konsumsi natrium kurang baik (77,3%). Kegiatan edukasi dan skrining ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengendalian faktor risiko hipertensi sejak dini. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi pada lansia.</p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fidiariani Sjaaf, Debie Anggraini, Nesi Meldi Pratiwihttps://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/365Nyeri Sendi dan Penggunaan Obat Anti Inflamasi yang Tepat 2026-07-09T08:19:40+00:00Yuliza Birmanyulizabirman@fk.unbrah.ac.idYuri Haigayulizabirman@fk.unbrah.ac.idBetty Fitriyastiyulizabirman@fk.unbrah.ac.idPutri Sinthya Nirwanayulizabirman@fk.unbrah.ac.idRivo Aufa Zaimyulizabirman@fk.unbrah.ac.id<p>Edukasi mengenai nyeri sendi dan penggunaan obat anti inflamasi yang tepat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyebab nyeri sendi serta penggunaan obat antiinflamasi yang aman dan sesuai anjuran. Kegiatan promosi kesehatan dilaksanakan di Puskesmas Lubuk Buaya pada tanggal 14 Februari 2026 dengan sasaran dewasa dan lansia. Metode yang digunakan berupa penyampaian materi edukasi kesehatan yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan, yang terlihat dari partisipasi aktif selama sesi diskusi dan tanya jawab. Dengan demikian, kegiatan promosi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyebab nyeri sendi, cara pencegahan, serta penggunaan obat antiinflamasi yang tepat dan aman.</p> <p> </p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yuliza Birman , Yuri Haiga , Betty Fitriyasti , Putri Sinthya Nirwana , Rivo Aufa Zaim https://journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/352Pemberdayaan Lansia melalui Penyuluhan Gaya Hidup Sehat untuk Pencegahan Hipertensi di Puskesmas Lubuk Buaya2026-05-29T01:31:46+00:00Fidiariani Sjaafvidiariani@gmail.comDebie Anggrainidebieanggraini@fk.unbrah.ac.idNesi Meldi Pratiwidebieanggraini@fk.unbrah.ac.idChandra Adilladebieanggraini@fk.unbrah.ac.idDesi Alifiadebieanggraini@fk.unbrah.ac.idLismawatidebieanggraini@fk.unbrah.ac.idMaryeti Marwazidebieanggraini@fk.unbrah.ac.idNilas Warlemdebieanggraini@fk.unbrah.ac.idTati Khairinadebieanggraini@fk.unbrah.ac.idYanti Fitri Yasadebieanggraini@fk.unbrah.ac.id<p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia dan menjadi penyebab utama komplikasi kardiovaskular. Peningkatan kasus hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, pola konsumsi natrium, obesitas, aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan lansia melalui penyuluhan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet dan banner, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran indeks massa tubuh, serta konseling terkait pola hidup sehat. Sasaran kegiatan adalah 88 lansia hipertensi yang mengikuti pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Lubuk Buaya. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar peserta berusia 60–74 tahun sebanyak 54 orang (61,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 61 orang (69,3%), memiliki riwayat keluarga hipertensi sebanyak 54 orang (61,4%), aktivitas fisik kurang baik sebanyak 64 orang (72,7%), dan konsumsi natrium kurang baik sebanyak 68 orang (77,3%). Kegiatan penyuluhan berjalan baik dan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat untuk mengontrol tekanan darah. Penyuluhan gaya hidup sehat diharapkan menjadi langkah promotif dan preventif dalam menurunkan risiko hipertensi pada lansia.</p>2026-06-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fidiariani Sjaaf, Debie Anggraini, Nesi Meldi Pratiwi, Chandra Adilla, Desi Alifia, Lismawati, Maryeti Marwazi, Nilas Warlem, Tati Khairina, Yanti Fitri Yasa