Analisis Faktor Klinis dan Outcome pada Pasien Acute Respiratory Distress Syndrome di ICU RSUD M. Natsir Solok Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.56260/sciena.v3i2.143Keywords:
ARDS, Intensive Care Unit (ICU),, Faktor, OutcomeAbstract
Latar Belakang: Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) adalah kondisi paru-paru kritis yang memerlukan perawatan di Intensive Care Unit (ICU) dengan angka kematian tinggi, mencapai 60%. ARDS pertama kali didefinisikan oleh Asbaugh dkk (1967) sebagai hipoksemia berat dengan onset akut, infiltrat bilateral pada foto thoraks, dan penurunan compliance paru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pasien ARDS di ICU RSUD M. Natsir Solok sepanjang tahun 2023 serta faktor dominan yang terkait dengan kejadian ARDS di rumah sakit tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari seluruh pasien ARDS yang dirawat di ICU RSUD M. Natsir Solok dari 1 Januari hingga 31 Desember 2023, dipilih dengan teknik total sampling. Data yang dianalisis meliputi jenis kelamin, usia, lama rawatan ICU, penggunaan ventilator, dan outcome pasien. Hasil: dari 6 pasien ARDS yang dirawat di ICU, 5 di antaranya adalah laki-laki dan 1 perempuan. Sebagian besar pasien berusia di atas 40 tahun (4 orang). Mayoritas pasien (5 orang) dirawat di ICU kurang dari 7 hari. Sebanyak 5 pasien menggunakan ventilator, dan 5 dari 6 pasien meninggal dunia. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa ARDS lebih sering terjadi pada laki-laki dan pasien berusia di atas 40 tahun, dengan tingkat mortalitas yang sangat tinggi, terutama pada pasien yang memerlukan ventilator. Hasil ini menekankan pentingnya intervensi dini dan manajemen tepat untuk meningkatkan outcome pasien ARDS.
References
. Susanto YS, Sari FR. Penggunaan Ventilasi Mekanis Invasif Pada Acute Respiratory Distress Syndrome ( ARDS ). J Respirasi Indones. 2012;32(1):44–52.
. Kohne JG, Flori HR. Risk Factors and Etiologies of Pediatric Acute Respiratory Distress Syndrome. Pediatr Acute Respir Distress Syndr. 2020;33–46.
. Jadeny S, Sianturi IL, Ronald T, Dwi LS, Jekson MS. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kematian Pada Pasien ARDS di ICU. 2022. 1–23 p.
. Rakhmatullah R, Sudjud RW. Diagnosis dan Tatalaksana ARDS Diagnosis and Management of ARDS. Anest dan Crit Care. 2019;37(2):58–68.
. Ihtisyam ZH, Mukhlisatunnafsi L, Anugrah MF, Fahira M, Priyahita PD, Kurniawan TM, et al. ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome) in Pediatric and Adult. J Biol Trop. 2023;23(1):274–80.
. Baron JA, Nichols HB, Anderson C, Safe S. Cigarette smoking and estrogen-related cancer. Cancer Epidemiol Biomarkers Prev. 2021;30(8):1462–71.
. Landry GJ, Mostul CJ, Ahn DS, McLafferty BJ, Liem TK, Mitchell EL, et al. Causes and outcomes of finger ischemia in hospitalized patients in the intensive care unit. J Vasc Surg [Internet]. 2018;68(5):1499–504. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jvs.2018.01.050
. Liaqat A, Mason M, Foster BJ, Kulkarni S, Barlas A, Farooq AM, et al. Evidence-Based Mechanical Ventilatory Strategies in ARDS. J Clin Med. 2022;11(2):1–12.
. Anggraini, D., Hasni, D., & Amelia, R. (2022). Pathogenesis of sepsis. Scientific Journal, 1(4), 332-339.
. Anggraini, D., Maani, H., & Rofinda, Z. D. (2018). Coagulation activity and D-dimer in sepsis patients. Indonesian journal of clinical pathology and medical laboratory, 24(2), 151-154.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ade Ariadi, Adji Mustiadji, Irsal Munandar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
