Penggunaan Tabir Surya Berbagai SPF dalam Mencegah Lentigo Solaris pada Kulit yang Terpapar Sinar Matahari

Authors

  • Monica Ambarwati Nur Faiza Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Stefani Nurhadi Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Desy Hinda Pramita Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Mellyanawati Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Minarni Wartiningsih Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia
  • Stephen Akihiro Wirya Acne Institute Clinic, Jakarta, Indonesia
  • Antonius Yansen Suryadarma Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v5i1.306

Keywords:

Hiperpigmentasi, Lentigo Solaris, Paparan UV, SPF, Tabir surya

Abstract

Pendahuluan: Sinar UV dapat mengaktivasi melanosit sehingga meningkatkan produksi melanin dan memicu terbentuknya hiperpigmentasi pada kulit. Lentigo solaris adalah salah satu hiperpigmentasi kulit yang terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) jangka panjang. Lentigo solaris tidak menimbulkan masalah kesehatan serius tetapi dapat mengganggu estetika kulit. Tujuan penelitian: Untuk mengevaluasi hubungan penggunaan tabir surya berbagai SPF terhadap pembentukan lentigo solaris pada individu yang terpapar sinar matahari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control dengan total 85 responden, terdiri dari 17 responden dengan lentigo solaris dan 68 responden tanpa lentigo solaris. Pengukuran lentigo solaris dilakukan menggunakan skin analyzer berdasarkan parameter UV Spots, sedangkan penggunaan tabir surya dinilai melalui kuesioner terstandarisasi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara penggunaan tabir surya dan kejadian lentigo solaris (p = 0,007). Responden yang tidak menggunakan tabir surya memiliki risiko 5,093 kali lebih besar mengalami lentigo solaris dibandingkan responden yang menggunakan tabir surya (95% CI: 1,643–15,785). Beberapa responden yang tidak menggunakan tabir surya tetapi tidak mengalami lentigo solaris, menunjukkan bahwa faktor lain seperti fototipe kulit dan intensitas paparan UV juga berperan. Kesimpulan: Penggunaan tabir surya merupakan faktor protektif penting dalam mencegah pembentukan lentigo solaris.

Author Biographies

Monica Ambarwati Nur Faiza , Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Fakultas Kedokteran

Stefani Nurhadi, Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran

Desy Hinda Pramita, Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran

Mellyanawati, Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran

Minarni Wartiningsih, Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran

Antonius Yansen Suryadarma, Universitas Ciputra, Surabaya, Indonesia

Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran

References

Istiqomah AN, Sudarti, Yushardi. Matahari dan Nutrisi: Kunci Pentingnya Paparan Sinar Matahari dalam Produksi Vitamin D. Jurnal Pendidikan Tembusai. 2024;8(2):24251.

Hakim B, Dutta O, Sarkar MN, Davis CT, Biswas S, Choudhary S, et al. Unstable Solar Lentigo Mimicking Lentigo Maligna Melanoma: A Case Report. IP Indian Journal of Clinical and Experimental Dermatology. 2023;9(3):169.

Mulayim MK, Yucel A. Dermoscopic and Histopathological Correlation in Macular Hyperpigmented Facial Lesions. Journal of Surgery and Medicine. 2022 Jan 1;6(2):126.

Nafiah SR, Fitraneti E, Rizal Y, Primawati I, Hamama DA. Pengaruh Paparan Sinar Ultraviolet terhadap Kesehatan Kulit dan Upaya Pencegahannya : Tinjauan Literatur. Scientific Journal [Internet]. 2024 May;3(3):189. Available from:http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/19

Ahnafani MN, Kurniawati D, Hakim AR, Yuwindry I. Tingkat Pengetahuan dan Penggunaan Tabir Surya (sunscreen) pada Pelajar SMA Palangka Raya. Holistik Jurnal Kesehatan [Internet]. 2024 Oct 18;18(8):966. Available from: https://ejurnal.malahayati.ac.id/index.php/hjk/article/view/477

Respati RA, Yusharyahya SN, Wibawa LP, Widaty S. The Dermoscopic Features of Photoaging and Its Association with Sun Index Score in the Coastal Population at Cilincing, Jakarta: A Cross-Sectional Study. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2022 May 25;15:941.

Salih H, Psomadakis C, George SMC. Sunscreens: A narrative review. Skin Health and Disease. John Wiley and Sons Inc; 2024.

Bajaj A. Daub, Discolouration, Pigmentation-Solar Lentigo. Annals of Dermatological Research. 2019 Apr 25;001–2.

Choi W, Yin L, Smuda C, Batzer J, Hearing VJ, Kolbe L. Molecular and histological characterization of age spots. Exp Dermatol. 2017 Mar 1;26(3):243.

Widodo S, Rokiban A, Wahidah LK, Nurjannah I. Penetapan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Sediaan Krim Tabir Suryadi Kota Bandar Lampungdengan Metode Spektrophotometric UV-VIS. Jurnal Farmasi Lampung. 2023 Jun;12(1):2–3.

Nailufa Y, Soetjipto S, Wahyudi L. Pengaruh Cara Pemakaian Produk Tabir Surya terhadap Tingkat Keparahan Hiperpigmentasi pada Pasien di Klinik Kecantikan di Surabaya. MAHESA : Malahayati Health Student Journal. 2024 Apr 1;4(4):1644–5.

Josse G, Le Digabel J, Questel E. Protection Against Summer Solar Lentigo Over-Pigmentation With a SPF30 Daily Cream. Skin Research and Technology. 2018 Aug 1;24(3):1–4.

Suryaningsih BE, Sadewa AH, Wirohadidjojo YW, Soebono H. Association between heterozygote Val92Met MC1R gene polymorphisms with incidence of melasma: A study of Javanese women population in Yogyakarta. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2019;12:491.

Duval C, Bourreau E, Warrick E, Bastien P, Nouveau S, Bernerd F. A chronic pro-inflammatory environment contributes to the physiopathology of actinic lentigines. Sci Rep. 2024 Dec 1;14(1).

Jung JM, Yang H, Lee WJ, Won CH, Lee MW, Choi JH, et al. Inflammatory features and rete ridge patterns of facial solar lentigo may guide laser treatment. Dermatol Ther. 2020 Jul 1;33(4):4.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Nur Faiza, M. A., Nurhadi, S. ., Pramita, D. H. ., Mellyanawati, Wartiningsih, M. ., Wirya, S. A. ., & Suryadarma, A. Y. (2026). Penggunaan Tabir Surya Berbagai SPF dalam Mencegah Lentigo Solaris pada Kulit yang Terpapar Sinar Matahari. Scientific Journal, 5(1), 58–63. https://doi.org/10.56260/sciena.v5i1.306

Issue

Section

Research in Clinical Science

Most read articles by the same author(s)