Scientific Journal
https://journal.scientic.id/index.php/sciena
<p><span style="color: #008000;"><strong>Scientific Journal(SCIENA)</strong></span> published by an official of Scientific.id_considers the following types of original contribution for peer review and publication: Research Articles, Review Articles, Letters to Editor, Brief Communications, Case Reports, Book Reviews, Technological Reports, and Opinion Articles. It Is published six times a year and serves the need of scientific and non-scientific personals involved/interested in Natural Science (Physics, Chemistry, Electronics, Mathematics, Astronomy, Oceanography, Engineering), Social Science, Economics, Biology and Medicine. Each issue covers topics, which are of broad readership interest to personals from General Public, Industry, Clinicians, Academia, and Government. Scientic Journal is a must read journal for every one with curiosity in science.</p> <p><span style="color: #3366ff;">Submissions</span> are welcome from other clinically relevant areas. However, the Journal emphasizes publishing high-quality and novel research.</p> <p><span lang="en"> </span></p>CV. AKBAR PUTRA MANDIRIen-USScientific Journal2810-0204Pemberian Antikoagulan pada Kehamilan dengan Risiko Trombosis
https://journal.scientic.id/index.php/sciena/article/view/383
<p>Tromboemboli vena (TEV) merupakan komplikasi serius yang dapat terjadi selama kehamilan dan masa nifas. Kehamilan secara fisiologis menciptakan keadaan hiperkoagulabel akibat perubahan hemostasis, termasuk peningkatan faktor koagulasi dan penurunan aktivitas fibrinolitik. Kondisi ini meningkatkan risiko TEV sekitar 4–5 kali lipat dibandingkan populasi non-hamil, dengan insidensi tertinggi terjadi pada 6 minggu pertama pascapersalinan. Secara global, kejadian TEV diperkirakan mencapai 1–2 kasus per 1.000 kehamilan. Risiko meningkat signifikan pada wanita dengan trombofilia, riwayat TEV sebelumnya, imobilisasi, obesitas, kehamilan ganda, atau pasca tindakan pembedahan. Antikoagulan merupakan terapi utama untuk pencegahan dan penatalaksanaan TEV dalam kehamilan. Heparin tidak terfraksinasi (UFH) dan low molecular weight heparin (LMWH) merupakan pilihan yang aman karena tidak melintasi plasenta, dengan LMWH lebih disukai karena profil farmakokinetiknya yang stabil dan risiko efek samping lebih rendah. Sebaliknya, warfarin bersifat teratogenik dan DOACs belum direkomendasikan karena keterbatasan data keamanan. Penulisan tinjauan pustaka ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif mengenai epidemiologi, faktor risiko, serta prinsip pemilihan dan pemberian antikoagulan selama kehamilan, untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang tepat.</p>Rudy AfriantZulherman
Copyright (c) 2026 Rudy Afriant, Zulherman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-09-012026-09-015540741810.56260/sciena.v5i5.383