Karakteristik Apendisitis pada Usia Muda dan Usia Lanjut di RS Siti Ramah Padang Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.56260/sciena.v3i5.159Keywords:
Apendisitis, usia muda, usia lanjut, perforasi, diagnosis diniAbstract
Pendahuluan: Apendisitis merupakan salah satu kondisi bedah perut yang paling sering terjadi, dengan variasi karakteristik klinis berdasarkan usia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik apendisitis pada kelompok usia muda (18-44 tahun) dan lanjut (≥45 tahun) di RS Siti Rahmah Padang tahun 2023. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder dari rekam medis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada usia muda, gejala lebih khas seperti nyeri iliaka kanan (88,3%), sedangkan pada usia lanjut, gejala cenderung tidak spesifik (37,9%), menyebabkan keterlambatan diagnosis dan peningkatan risiko komplikasi, seperti perforasi (37,9%). Durasi rawat inap lebih lama pada pasien usia lanjut (>5 hari, 93,1%), mencerminkan tingkat keparahan penyakit yang lebih tinggi. Meskipun demikian, semua pasien berhasil keluar dalam kondisi hidup (100%). Kesimpulan: Temuan ini menyoroti pentingnya diagnosis dini, penggunaan pencitraan diagnostik, dan pendekatan penanganan berbasis usia untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas perawatan
References
. Bintang, A. A., & Suhayemi. (2021). Karakteristik apendisitis pada pasien di Rumah Sakit Umum Haji Medan pada Januari 2017 - Desember 2019. Jurnal Ilmiah Kohesi, 2021.
. Calis, H. (2018). Morbidity and mortality in appendicitis in the elderly. Journal of the College of Physician and Surgeon Pakistan.
. Cohen-Arazi, O., Dabour, K., Bala, M., Haran, A., & Almogy, G. (2017). Management, treatment, and outcomes of acute appendicitis in an elderly population: A single-center experience. European Journal of Trauma and Emergency Surgery, 43(5), 723–727.
. Ghnnam, W. M. (2012). Elderly versus young patients with appendicitis: 3 years experience. Alexandria Journal of Medicine, 48(1), 9–12.
. Hançerlioğulları, O., Buldanlı, M. Z., Uçaner, B., Çiftçi, M. S., & Kesikli, S. A. (2022). Acute appendicitis over the age of 50: The evaluation of the impact of clinical variables on operative and post-operative outcomes. Ulusal Travma ve Acil Cerrahi Dergisi, 28(10), 1419–1427.
. Kheru, A., Sudiadnyani, N. P., & Lestari, P. (2022). Perbedaan jumlah leukosit pasien apendisitis akut dan perforasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 161–167.
. Kandou, R. D., Thomas, G. A., Lahunduitan, I., & Tangkilisan, A. (2016). Angka kejadian apendisitis di RSUP Prof. Jurnal e-Clinic (eCl), 4.
. Kesehatan, J. I., Husada, S., Wijaya, W., Eranto, M., & Alfarisi, R. (2020). Comparison of blood leukocyte counts in acute appendicitis patients and perforated appendicitis. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1). Retrieved from https://akper-sandikarsa.ejournal.id/JIKSH
. Mirantika, N., Danial, D., & Suprapto, B. (2021). Hubungan antara usia, lama keluhan nyeri abdomen, nilai leukosit, dan rasio neutrofil limfosit dengan kejadian apendisitis akut perforasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(4), 576–585.
. P., Didel, A., & Nurhuda, M. (2016). Penderita Apendisitis di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Sumatera Barat,. Scientific Journal. Retrieved from http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/1
. Purnamasari, R., Irsandy Syahruddin, F., Millaty Dirgahayu, A., & Iskandar, D. (2023). Karakteristik klinis penderita apendisitis. UMI Medical Journal, 8.
. Segev, L., Keidar, A., Schrier, I., Rayman, S., Wasserberg, N., & Sadot, E. (2015). Acute appendicitis in the elderly in the twenty-first century. Journal of Gastrointestinal Surgery, 19(4), 730–735.
. Skor, A., Handoko, M., Bagian, W., & Bedah, I. (2011). Aplikasi Skor Alvarado pada penatalaksanaan apendisitis akut. Jurnal Kedokt Meditek, 17.
. Sophia, A. M., Hendro, M., & Rizal, F. (2020). Perbandingan kadar leukosit darah pada pasien apendisitis. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 7.
. STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo, K., & Awaluddin. (2020). Faktor risiko terjadinya apendisitis pada penderita apendisitis di RSUD Batara Guru Belopa Kabupaten Luwu. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 7.
. Zainal, S., Abd Kadir, H., & Hasanuddin Makassar, S. (2020). Gambaran tentang kejadian apendisitis di RS. TK II Pelamonia Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15.
. Zbierska, K., Kenig, J., Lasek, A., Rubinkiewicz, M., & Wałȩga, P. (2016). Differences in the clinical course of acute appendicitis in the elderly in comparison to younger population. Polski Przeglad Chirurgiczny/Polish Journal of Surgery, 88(3), 142–146.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Puti Reno Rauda, Fidiariani Sjaaf, Budi Yulhasfi Febrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
