Profil Pasien Gagal Jantung pada Usia Lanjut di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2018-2020
DOI:
https://doi.org/10.56260/sciena.v1i3.39Keywords:
Gagal Jantung Akut, Usia Lanjut, Jenis Kelamin, Etiologi Akut, Profil Hemodinamik, dan TerapiAbstract
Latar Belakang: Penyakit gagal jantung akut merupakan penyebab paling banyak pada pasien yang dirawat di rumah sakit pada usia lebih dari 65 tahun dan berhubungan dengan tingkat kematian yang tinggi. Prevalensi GJA akan meningkat pada pasien usia lanjut, dikarenakan peningkatan dari populasi di usia lanjut di Negara maju dan Negara berkembang bertambah dengan cepat yang disebabkan karena faktor harapan hidup yang meningkat. Gagal jantung akut adalah sindrom klinis yang ditandai dengan gejala khas seperti sesak napas, pembengkakan pada pergelangan kaki dan kelelahan dan diikuti dengan tanda-tanda klinis seperti peningkatan tekanan vena jugularis, ronki paru dan edema perifer yang disebabkan oleh kelainan struktural dan fungsional jantung. Tujuan: Untuk mengetahui profil gagal jantung akut pada usia lanjut di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2018-2020. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan retrospektif dengan menggunalan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis. Analisis data univariat dengan program SPSS versi 16.0. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemui mayoritas usia pasien gagal jantung akut pada usia lanjut di RSUP Dr. M, Djamil Padang Tahun 2018-2020 adalah 60-74 tahun atau (45.6%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 35 pasien atau (61.4%), etiologi akut terbanyak adalah sindrom kororner akut yaitu 32 pasien atau (56.1%), profil hemodinamik gagal jantung akut adalah tipe hangat dan basah yaitu 45 pasien atau (78.9%), terapi diuretik sebanyak adalah 52 orang atau (91.2%), terapi inotropik sebanyak 11 orang atau (19.3%), terapi vasopressor sebanyak 1 orang atau (1.8%), terapi vasodilator sebanyak 32 orang atau 56.1%). Kesimpulan: Usia terbanyak 60-74 tahun, jenis kelamin terbanyak laki-laki, etiologi akut terbanyak sindrom kororner akut, profil hemodinamik terbanyak hangat basah, paling banyak menggunakan terapi diuretik, kurang dari separuh menggunakan inotropik, sangat sedikit menggunakan vasopressor, separuh menggunakan vasodilator.
References
. Saroinsong L, Jim EL, Rampengan SH. Diagnosis dan Tatalaksana Terkini Gagal Jantung Akut. e-CliniC 2021; 9: 60–67.
. Purwowiyoto SL. Gagal Jantung Akut : Definisi , Patofisiologi , Gejala Klinis dan Tatalaksana. Cermin Dunia Kedokt 2018; 45: 310–312.
. Teixeira A, Arrigo M, Tolppanen H, Gayat E, Laribi S, Metra M et al. Management of acute heart failure in elderly patients. Arch Cardiovasc Dis 2016; 109: 422–430.
. Kumar Dharmarajan MWR. Epidemiology, Pathophysiology, and Prognosis of Heart Failure in Older Adults. HHS Public Access 2017; 176: 139–148.
. Tubaro M, Vranckx P, Price S. Oxford Medicine Online The ESC Textbook of Intensive and Acute Cardiovascular Care ( 2 ed .). 2016 doi:10.1093/med/9780199687039.001.0001.
. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Situasi Kesehatan Jantung. Pus data dan Inf Kementeri Kesehat RI 2013; : 3.
. Kemenkes RI. Policy Paper Analisis Kebijakan Mewujudkan Lanjut Usia Sehat Menuju Lanjut Usia Aktif (Active Ageing). Anal Determ Kesehat 2019; : 1–38.
. Badan Pusat Statistik. Satistik Penduduk Lanjut Usia. Jakarta, 2020.
. Badan Pusat Statistik. Statistik Penduduk Lanjut Usia. Jakarta, 2019.
. Harigustian Y, Dewi A, Khoiriyati A. Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Jantung Usia 45 – 65 Tahun Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gamping Sleman. Indones J Nurs Pract 2016; 1: 55–60.
. Haris DE, Rampengan SH, Jim EL. Gambaran pasien gagal jantung akut yang menjalani rawat inap di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou periode September-November 2016. e-CliniC 2016; 4. doi:10.35790/ecl.4.2.2016.14471.
. Sulaiman K, Panduranga P, Al-Zakwani I, Alsheikh-Ali AA, Alhabib KF, Al-Suwaidi J et al. Clinical characteristics, management, and outcomes of acute heart failure patients: Observations from the Gulf acute heart failure registry (Gulf CARE). Eur J Heart Fail 2015; 17: 374–384.
. Nugraha IS. Karakteristik Pasien Gagal Jantung Rawat Inap Di Rsup Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Periode 1 Januari – 30 September 2017. J Chem Inf Model 2017; 53: 1689–1699.
. Saesarwati D, Satyabakti P. Analisis Faktor Risiko Yang Dapat Dikendalikan Pada Kejadian Pjk Usia Produktif. J PROMKES 2017; 4: 22.
. Donsu RA, Rampengan SH, Polii N. Karakteristik Pasien Gagal Jantung Akut di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Periode Januari- Desember 2018. Med Scope J 2020; 1: 30–37.
. Tomaszewski M, Topyła W, Kijewski BG, Miotła P, Waciński P. Does gender influence the outcome of ischemic heart disease? Prz Menopauzalny 2019; 18: 51–56.
. Firdaus I, Lilihata G, Kristianto A, Simanjuntak CK, Danny SS, Irmalita I et al. Hemodynamic Profiles as a Predictor of Mortality and Length Of Stay in ICCU: Insight from Registry of Acute and Intensive Cardiovascular Care Outcome. Indones J Cardiol 2017; 38: 160–167.
. Salam AM, Sulaiman K, Alsheikh-Ali AA, Singh R, Alhabib KF, Al-Zakwani I et al. Precipitating Factors for Hospitalization with Heart Failure: Prevalence and Clinical Impact Observations from the Gulf CARE (Gulf aCute heArt failuRe rEgistry). Med Princ Pract 2020; 29: 270–278.
. Tirfe M, Nedi T, Mekonnen D, Berha AB. Treatment outcome and its predictors among patients of acute heart failure at a tertiary care hospital in Ethiopia: A prospective observational study. BMC Cardiovasc Disord 2020; 20: 1–10.
. Dokter P, Kardiovaskular S, Ketiga E. Pedoman Tatalaksana Sindrom Koroner Akut Edisi Ketiga. 2015.
. Torry SR V., Panda L, Ongkowijaya J. Gambaran Faktor Risiko Penderita Sindrom Koroner Akut. e-CliniC 2014; 2: 1–8.
. de Albuquerque DC, Neto JD de S, Bacal F, Rohde LEP, Bernardez-Pereira S, Berwanger O et al. I registro Brasileiro de insuficiência Cardíaca – Aspectos clínicos, qualidade assistencial e desfechos hospitalares. Arq Bras Cardiol 2015; 104: 433–442.
. Chioncel O, Mebazaa A, Maggioni AP, Harjola VP, Rosano G, Laroche C et al. Acute heart failure congestion and perfusion status – impact of the clinical classification on in-hospital and long-term outcomes; insights from the ESC-EORP-HFA Heart Failure Long-Term Registry. Eur J Heart Fail 2019; 21: 1338–1352.
. Casu G, Merella P. Diuretic Therapy in Heart Failure – Current Approaches, Cardiomyopathy and Heart Failure. Eur Cardiol Rev 2015; 10: 42–47.
. Palazzuoli A, Ruocco G, Ronco C, McCullough PA. Loop diuretics in acute heart failure: Beyond the decongestive relief for the kidney. Crit Care 2015; 19: 1–7.
. Wulandari T, Nurmainah, Robiyanto. Gambaran Penggunaan Obat Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Rawat Inap Di Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. J Farm Kalbar 2015; 3: 1–9.
. Iv BAB, Data HP. HASIL DAN PEMBAHASAN 4 . 1 Pengambilan Data Pengambilan Sampel penelitian diambil dari data sekunder berdasarkan studi Acute Decompensated Heart Failure Registry ( ADHERE ) pada bulan Desember 2005 – Desember 2006 . Besar sampel yang didapat adalah 1088 . 2009; : 25–33.
. Asisdiq I, Sudding, Side S. И Актуальная Проблема Здоровья Населения [ 1 , 2 , 12 ]. Он Оказывает Многосторонние Воздей - Ние Индивида И Даже На Продолжительность Жизни , Вовлекая Все Сферы Жизнедеятельности Человека И Откладывая Отпечаток На Возможности И Способы Взаимодействия Орг. Pendidik Kim PPs UNM 2017; 1: 91–99.
. Harbanu Mariyono AS. Gagal Jantung. 2017;: 68–70.
. Syafrida. Drug related problems pada terapi penderita gagal jantung kongestif di rsud dr. pirngadi medan skripsi. 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ulfa Sherly, Fidiariani Sjaaf, Dian Puspita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
