Gambaran Visus Penderita Retinopati Diabetik yang Dilakukan Terapi Injeksi Intravitreal Anti-VEGF di RSKM Padang Eye Center Tahun 2018

Authors

  • Naima Lassie Baiturrahmah University; RSKM Padang Eye Center;
  • Siti Felia Tambunan Universitas Baiturrahmah

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v1i5.69

Keywords:

Retinopati diabetik, visus (tajam penglihatan), terapi anti-VEGF

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di kalangan orang dewasa di Indonesia. Terapi baku emas untuk retinopati diabetik adalah fotokoagulasi panretinl, tetapi memiliki efek samping seperti hilangnya lapang pandang visual perifer. Vascular endothelial growth factor (VEGF) dianggap sebagai patologi yang mendasari retinopati diabetik. Terapi anti-VEGF untuk retinopati diabetik telah banyak dikembangkan akhir-akhir ini. Dalam studi ini, kami menilai hasil visual pasien retinopati diabetik yang diterapi dengan anti-VEGF. Metode: Sebanyak 52 pasien dengan retinopati diabetik yang diberikan terapi anti-VEGF dan berobat ke RSKM Padang Eye Center, sebuah rumah sakit perawatan mata tersier di Sumatera Barat, selama tahun 2018. Diagnosis retinopati diabetik ditegakkan oleh dokter spesialis mata vitreoretina. Tajam penglihatan sebelum terapi dan setelah satu bulan paska injeksi intravitreal anti-VEGF dicatat. Hasil: Pasien retinopati diabetik memiliki rentang usia terbanyak pada usia 46-55 tahun (44,2%), dan menderita diabetes lebih dari 5-10 tahun (63,5%) %. Tajam penglihatan pasien sebelum terapi dengan anti-VEGF sebagian besar (55,8%) buruk (<6/60). Setelah satu bulan paska injeksi intravitreal anti-VEGF, tajam penglihatan kategori baik (>6/18) dicapai pada 44,2% pasien, penglihatan sedang (6/18-6/60) pada 23,1% dan penglihatan buruk (<6/60) pada 32,7% pasien. Pasien yang mengalami peningkatan kualitas visual secara subyektif setelah terapi adalah 69,2%.  Kesimpulan: Terapi anti-VEGF untuk retinopati diabetik telah meningkatkan tajam penglihatan pasien, baik secara objektif maupun subjektif.

Author Biographies

Naima Lassie, Baiturrahmah University; RSKM Padang Eye Center;

Faculty of Medicine

Siti Felia Tambunan, Universitas Baiturrahmah

Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran

References

. World Health Organization (WHO). Diabetes. 2018

. International Diabetes Federation (IDF). 2017

. Pusat data dan informasi kesehatan RI. Situasi dan analisis diabetes;2018. [Diakses 27 Juli 2019].

. Ndraha, S. Diabetes Melitus Tipe 2 dan Tatalaksana Terkini. Medicnus. 2014. P. 9–16. https://studylibid.com/doc/180222/diabetes-melitus-tipe-2-dan- tatalaksana-terkini International

. Diabetes Federation Europe. Diabetes & Kebutaan karena DME. [Diakses 11 Januari 2020] Terdapat di : www.idf.org

. Jingi, AM. Nansseu JRN. Noubiap JJN. Bilong Y. Ellong, A. Mvogo, Diabetes CE dan Gangguan Visual di Sub-Sahara Afrika: Bukti dari Kamerun. Jurnal Diabetes & Gangguan Metabolik. 2015; 14 (21): 1- 8. [Diakses 17 Januari 2020].

. Suyono S. Diebetes Melitus. Jakarta: Interna Publishing; 2014. p. 2317-23.

. American Academy of Ophtalmology.Diabetic Retinophaty-Europe.2016. [cited 11 december 2019 ] .Available from: https://www.aao.org/topic- detail/diabetic-retinopathy-europe

. Paul Riordan -Eva. Oftalmologi Umum Vaughn dan Asburys. New York. McGraw-Hill; 2008

. Kementrian kesehatan Republik Indonesia. Retinopati Diabetik: Pergeseran Paradigma Kebutaan pada Era Milenial. 2018 [cited 11 desember 2019] Available from: http://yankes.depkes.go.id/read-retinopati-diabetik- pergeseran-paradigma-kebutaan-pada-era-milenial-5901.html

. Hammes H. Porta M. Experimental Approaches to Diabetic Retinophaty. Front Diabetes. Basel Karger. 2010.

. Abigail M, Wildan A, Johan A. Perbedaan Tear Film Break Pada Pasien Retinopati Diabetika Nonproliferatif Dibandingkan Retinopati Diabetik Proliferatif. Jurnal Kedokteran Diponogoro. 2016; 4(5): 1261-268

. 13.Sitompul R. Retinopati Diabetik. Journal Of The Indonesian Medical Association. 2011; 61: 337-341

. Khan A. Choudhry A.A. Siddiq Z. Hussain M. and Mubaruk B. Intravitreal Bevacizumab for Treatment Diabetic Macular Edema. Pak J Ophthalmol 2012, vol 28 (1): 3-9

. Kimoto K. Kubota, T. Anti-VEGF Agents for Ocular Angiogenesis and Vascular Permeability. Journal of Ophthalmology vol 2012: 1-11

. Setyoputri TN, Adi S, Sasono W. Prevalensi dan Karakteristik Pasien RD di Poliklinik RSUD DR. Soetomo. Surabaya.2014

. Al-Sarraf AA, Al-Bannai SK, Al-Furaih AM, ElShazly MK. Prevalence and factors associated with diabetic retinopathy, a multi-centric study in Kuwait. Bull Alex Fac Med. 2010; 46(2)):99–108.

. Cho HN. Whiting D. IDF Diabetes Atlas. International Diabetes Federation. 7thEd. 2015; 106-09. [Diakses 22 desember 2019]. Terdapat di www.diabetesatlas.org.

. Mulyati. Amin R. Santoso B. Kemajuan Visus Penderita RD yang di Terapi dengan Laser Fotokoagulasi dan atau Injeksi Intravitreal di RS Mohammad Hoesin. Palembang. 2015

. Ayu SY. Perbandingan Tajam Penglihatan sebelum dan sesudah terapi Injeksi Intravitreal Anti-VEGF pada penderita RD di RSUP Mohammad Hoesin. Palembang. 2019

. Afaq, A., Shahid, E., and Hasan, K.S. 2013. Effectiveness of Intravitreal Bevacizumab in Various Ocular Disease. Pak J Ophthalmol 2013, vol. 29 No 2: 73-79

. Nomoto H. Shiraga F. Kuno N. Kimura E. Fujii S. Pharmacokinetics of Bevacizumab after topical subconjunctivital, and intravitreal administration in rabbits. Investigative Ophtalmology and Visual Science. 2009. 50.4807-813

. Anggraini, D., Yaswir, R., Lillah, L., & Husni, H. (2018). Correlation of Advanced Glycation End Products with Urinary Albumin Creatinin Ratio in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus. INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY, 23(2), 107-110

. Ashan, A (2019). Karakteristik Laser Retinopexy pada Pasiendengan Tear Retina di Divisi Vitreoretina RS Cipto Mangunkusomo Periode Januari – Desember 2018. Health and Medical Journal, 1(2), 28-33.

. Kimoto K. and Kubota T. Anti-VEGF Agents for Ocular Angiogenesis and Vascular Permeability. Journal of Ophthalmology vol 2012: 1-11.

Downloads

Published

2022-09-05

How to Cite

Lassie, N., & Felia Tambunan, S. . (2022). Gambaran Visus Penderita Retinopati Diabetik yang Dilakukan Terapi Injeksi Intravitreal Anti-VEGF di RSKM Padang Eye Center Tahun 2018. Scientific Journal, 1(5), 365–370. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i5.69

Issue

Section

Research in Clinical Science