Tinjauan Literatur: Faktor Risiko dan Epidemiologi Pneumonia pada Balita

Authors

  • Resdamia Aprilia Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Fetria Faisal Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Irwandi Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Suharni Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia
  • Efriza Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v3i3.144

Keywords:

Pneumonia, Balita

Abstract

Pendahuluan: Pneumonia adalah salah satu penyakit infeksi yang menyerang saluran nafas bawah yang merupakan penyebabkematian utama pada anak.1 Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), pneumonia mendudukiperingkat pertama penyebab kematian pada anak dengan angka 15% dari seluruh kematian anak dibawah 5 tahun yang menyebabkan kematian 740.180 anak pada tahun 2019. Diperkirakan terdapat 19.000 kematian akibat pneumonia pada tahun tersebut di Indonesia. Sumatera Barat merupakan provinsi dengan kasus pneumonia balita kedua tertinggi di pulau Sumatera. Menurut profil kesehatan Kota Padang balita yang mengalami pneumonia pada 2021 yaitu sebanyak 707 kasus dari perkiraan 1.926 kasus. Tetapi pada tahun 2019 terdapat penurunan yang signifikan yaitu sebanyak 2.723 kasus menjadi 702 kasus pada tahun 2020. Pneumonia menunjukkan adanya gejala inflamasi parenkim paru yang berhubungan dengan pengisian cairan alveoli. Proses inflamasi ini disebabkan karena virus, bakteri dan jamur. Virus dan bakteri merupakan penyebab pneumonia yang sering terjadi, sedangkan jamur jarang dijumpai. Terdapat berbagai faktor resiko yang menyebabkan tingginya angka mortalitas pneumonia pada balita di negara berkembang, antara lain pneumonia yang terjadi pada masa bayi (umur, jenis kelamin, status imunitas, BBLR, status gizi), karakteristik ibu (pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang pneumonia, pekerjaan ibu) maupun faktor lingkungan (polusi udara dalam ruangan, pemukiman padat, jarak ke fasilitas kesehatan).

Author Biographies

Resdamia Aprilia, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Program Studi Ilmu Ilmu Kesehatan Anak dan Ilmu Penyakit Paru, Fakultas Kedokteran

Fetria Faisal, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD M.Natsir/Fakultas Kedokteran

Irwandi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD M.Natsir/Fakultas Kedokteran

Suharni, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Fakultas Kedokteran

Efriza, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Fakultas Kedokteran

References

. Ulfa SR. Hubungan Status Gizi Dengan Derajat Keparahan Pneumonia Balita Di Rsud Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2019 Oleh : Univ Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2020;

. Alvionita V, Sulfatimah S, Astuti A, Nurfitri N. Hubungan Status Gizi Dan Status Imunisasi Dengan Kejadian Pneumonia Pada Bayi. Ahmar Metastasis Heal J. 2022;1(4):137–43.

. Atmanegara AY, Zaeni IAE, Lestari D, Gumilang YSA. Alat Pengukur Status Gizi Balita Berdasarkan Berat dan Panjang Badan Menggunakan Indeks Antropometri Dengan Metode Logika Fuzzy. JASIEK (Jurnal Apl Sains, Informasi, Elektron dan Komputer). 2022;4(1):9–22.

. Fajar, Sulistiyani, Setiani O. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mijen Kota Semarang. J Kesehat Ibnu Sina. 2019;1(1):1–10.

. Rigustia R, Zeffira L, Vani AT. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Ikur Koto Kota Padang. Heal Med J. 2019;1(1):22–9.

. Suci LN. Pendekatan Diagnosis dan Tata Laksana Pneumonia pada Anak. J Kedokt Nanggroe Med. 2020;3(1):30–8.

. Sari RDI. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita. J Media Kesehat. 2018;9(2):127–33.

. Yudha Purnama M, Zulmansyah, Noor Farchiyah E. Hubungan Status Gizi dengan Derajat Keparahan Pneumonia pada Pasien Balita Rawat Inap di Rumah Sakit Al-Ihsan. Pros Kedokt [Internet]. 2021;7(1):341–7. Available from: http://dx.doi.org/10.29313/kedokteran. v7i1.26623

. Firdaus FS, Chundrayetti E, Nurhajjah S. Hubungan Status Gizi, Umur, dan Jenis Kelamin dengan Derajat Pneumonia pada Balita di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode Januari 2018–Desember 2018. J Ilmu Kesehat Indones. 2021;2(1):143–50.

. Anjaswanti RN, Azizah R, Leonita A. Studi Meta-Analisis: Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Indonesia Tahun 2016-2021. J Community Ment Heal Public Policy. 2022;4(2):56–70.

. Rusdy MN, Jafar MA, Maulani D. Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pneumonia pada Balita di RSUD Haji Kota Makassar 2022. 2024;8:14658–70.

. Suryani SL. Determinan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang Tahun 2023. Universitas Andalas; 2024.

. Badriah E, . I. Pneumonia in Toddlers: Association of Characteristics and Nutritional Status. J Appl Food Nutr. 2022;2(2):52–9.

. Anggraini, D., Hasni, D., & Amelia, R. (2022). Pathogenesis of sepsis. Scientific Journal, 1(4), 332-339.

. Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang Demam. Scientific Journal, 1(4), 325-331.

. Hidayani R. Pnemonia : Epidemiologi, Faktor Risiko Pada Balita. CV Pena Persada. 2020;1–20.

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian PPN/Bappenas, UNICEF. Tata Laksana Anak Balita Wasting di Indonesia: Pendekatan yang Efektif Untuk Menyelamatkan Jiwa. 2021; Available from: https://www.copenhagenconsensus.co m/copenhagen-consensus-iii/outcome

Downloads

Published

2024-05-27

How to Cite

Aprilia, R., Faisal, F. ., Irwandi, Suharni, & Efriza. (2024). Tinjauan Literatur: Faktor Risiko dan Epidemiologi Pneumonia pada Balita. Scientific Journal, 3(3), 166–173. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i3.144

Issue

Section

Systematic Literature Review

Most read articles by the same author(s)