Gambaran Komplikasi pada Bayi Prematur yang dirawat di NICU Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.56260/sciena.v5i1.326Keywords:
Bayi prematur, komplikasi medis, NICU, gangguan pernapasan, penyakit kuning, apneaAbstract
Latar Belakang: Prematuritas merupakan penyebab utama kematian bayi baru lahir dan anak di bawah lima tahun di seluruh dunia. Sekitar 15 juta bayi lahir prematur setiap tahun, dan lebih dari satu juta di antaranya meninggal akibat komplikasi yang dapat dicegah. Di Indonesia, prevalensi kelahiran prematur mencapai sekitar 10% dan menjadi salah satu penyebab kematian neonatal. Bayi prematur berisiko mengalami berbagai komplikasi seperti Respiratory Distress (RD), Bronchopulmonary Dysplasia (BPD), Apnea, Necrotizing Enterocolitis (NEC), sepsis, ikterus, Intraventricular Hemorrhage (IVH), dan Retinopathy of Prematurity (ROP). Perawatan intensif di ruang NICU diperlukan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas. Tujuan: Mengetahui dan mengidentifikasi jenis komplikasi yang dialami bayi prematur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan pendekatan total sampling. Sampel meliputi seluruh bayi prematur dengan usia kehamilan <37 minggu yang dirawat di NICU RSI Siti Rahmah Padang selama 1 Januari–31 Desember 2024. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis secara univariat menggunakan SPSS, kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil: Dari 41 bayi prematur, mayoritas memiliki usia kehamilan 32–<37 minggu (78,0%), berat lahir 1500–2500 gram (95,1%), dan berjenis kelamin laki-laki (51,2%). Sebagian besar ibu berusia 20–35 tahun (85,4%), berstatus gizi normal (36,6%), melakukan ANC adekuat (90,2%), memiliki riwayat obstetri nullipara (43,9%), dan tidak memiliki penyakit (43,9%). Komplikasi terbanyak adalah Respiratory Distress (97,6%), diikuti ikterus (65,9%) dan apnea (14,6%), sedangkan sepsis hanya ditemukan pada satu bayi (2,4%). Kesimpulan: Komplikasi yang paling sering terjadi pada bayi prematur adalah Respiratory Distress, diikuti ikterus dan apnea. Pemantauan ketat serta penanganan cepat terhadap gangguan pernapasan penting untuk menurunkan morbiditas dan mortalitas neonatal.
References
. Mardhiyani M, Ernawati D. Faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian kelahiran prematur di RSUD Wates Kulon Progo. Kolaboratif Sains. 2024;7(11):4030–6.
. Gemilastari R, Zeffira L, Malik R, Septiana VT. Karakteristik bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Scientific. 2024;3(1):16–26.
. Kementrian Kesehatan RI. Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2024.
. Dinas Kesehatan Kota Padang. Profil kesehatan kota Padang tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang; 2024.
. Rachmantiawan A, Rodiani. Persalinan preterm pada kehamilan remaja. Penelitian Perawat Profesional. 2022;4(4):1135–1142.
. Yuniwiyati H, Wuryanto MA, Yuliawati S. Beberapa faktor risiko kejadian persalinan prematur (studi persalinan prematur di RSUD Hj. Anna Lasmanah Kabupaten Banjarnegara). Riset Kesehat Masy. 2023;3(1):8–22.
. Marsubrin PMT, Medise BE, Devaera Y. Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Prematur Usia Gestasi 28-34 Minggu Pasca Rawat: Studi Kohort di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo. Sari Pediatr. 2023;25(4):243.
. Marsubrin PMT, Medise BE, Devaera Y. Pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur usia gestasi 28-34 minggu pasca rawat: Studi kohort di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo. Sari Pediatri. 2023;25(4):243-8.
. Khasawneh W, Khriesat W. Assessment and comparison of mortality and short-term outcomes among premature infants before and after 32-week gestation: a crosssectional analysis. Ann Med Surg. 2020;60:44–9.
. Downes KL, Grantz KL, Shenassa ED. Maternal, Labor, Delivery, and Perinatal Outcomes Associated with Placental Abruption: A Systematic Review. Am J Perinatol. 2017 Aug;34(10):935-57.
. Sulistiawati, Damayanti S, Nainggolan AW, Nuraisyah, Yudiyanto AR. Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian bayi berat lahir rendah di RS Sapta Medika Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara tahun 2024. J Gen Health Pharm Sci Res. 2024;2(2):4856.
. Herman S, Joewono HT. Buku acuan persalinan kurang bulan (prematur). Kendari: Yayasan Avicenna Kendari; 2020.
. Ji X, Wu C, Chen M, Wu L, Li T, Miao Z, et al. Analysis of risk factors related to extremely and very preterm birth: a retrospective study. BMC Pregnancy Childbirth. 2022;22(1):1–9.
. Anggraini MD, Kholifah. Gambaran penyebab terjadinya bayi prematur di ruang anggrek RSUD Jombang. 2023;37:17–23.
. Jańczewska I, Wierzba J, Jańczewska A, Szczurek-Gierczak M, DomżalskaPopadiuk I. Prematurity and low birth weight and their impact on childhood growth patterns and the risk of long-term cardiovascular sequelae. Children. 2023;10:1-15.
. Migliori C, Braga M, Siragusa V, Villa MC, Luzi L. The impact of gender medicine on neonatology: the disadvantage of being male: a narrative review. Ital J Pediatr. 2023;49(1):1–6.
. Lontaan GIA, Wagey FW, Tendean HMM. Hubungan faktor-faktor risiko dengan persalinan prematur di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode 2021-2022. e-Clinic. 2025;13(1):78–84.
. Drastita PS, Hardianto G, Fitriana F, Utomo MT. Faktor risiko terjadinya persalinan prematur. Oksitosin J Ilmu Kebidanan. 2022;9(1):40–50.
. Wooldridge AL, Pasha M, Chitrakar P, Kirschenman R, Quon A, Spaans F, et al. Advanced maternal age impairs uterine artery adaptations to pregnancy in rats. Int J Mol Sci. 2022;23(16):1-28.
. Wadhwa PD, Entringer S, Buss C, Lu MC. The contribution of maternal stress to preterm birth: Issues and considerations. Clin Perinatol. 2011;38(3):351–84.
. Girsen AI, Mayo JA, Carmichael SL, Phibbs CS, Shachar BZ, Stevenson DK, et al. Women's prepregnancy underweight as a risk factor for preterm birth: a retrospective study. BJOG. 2016;123(12):2001-7.
. Omar AI, Mohamed AD, Farah MG, Mahad IA, Mohamed SA, Dimbil AH, et al. Maternal risk factors associated with preterm births among pregnant women in Mogadishu, Somalia.Children. 2022;9(10):1–11.
. Irwinda R, Sungkar A, Wibowo N. Panduan persalinan preterm. Jakarta: Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia; 2019.
. Mutiara VS, Absari N, Rahmawati I, Andini P. Faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan prematur. Prof J Heal. 2021;2(2):112– 21.
. Carmichael SL, Yang W, Shaw GM. Maternal Dietary Nutrient Intake and Risk of Preterm Delivery. Am J Perinatol. 2013;30(7):1–7.
. Chia AR, Chen LW, Lai JS, Wong CH, Neelakantan N, Van Dam RM, et al. Maternal Dietary Patterns and Birth Outcomes: A Systematic Review and Meta-Analysis. Adv Nutr. 2019;10(4):685-95.
. Koullali B, van Zijl M, Kazemier B, Oudijk MA, Mol BWJ, Pajkrt E, Ravelli ACJ. The association between parity and spontaneous preterm birth: a population-based study. BMC Pregnancy Childbirth. 2020;20(1):233.
. Saifuddin AB. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2009.
. Koullali B, van Zijl M, Kazemier B, Oudijk MA, Mol BWJ, Pajkrt E, Ravelli ACJ. The association between parity and spontaneous preterm birth: a population-based study. BMC Pregnancy Childbirth. 2020;20(1):233.
. Sweet DG, Carnielli V, Greisen G, Hallman M, Ozek E, Te Pas A, et al. European Consensus Guidelines on the Management of Respiratory Distress Syndrome: 2019 Update. Neonatology. 2019;115(4):432–50.
. Kondamudi NP, Krata L, Wilt AS. Infant apnea [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 [cited 2025 mei 20]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/ NBK441969/.
. Kaffe K, Syrogiannopoulos GA, Petinaki E, Goudesidou M, Kalaitzi A, Gounaris A, et al. Epidemiology and outcomes of late-onset neonatal sepsis in preterm infants in a tertiary hospital. Children. 2025;1–14.
. Guo L, Han W, Su Y, Wang N, Chen X, Ma J, et al. Perinatal risk factors for neonatal early-onset sepsis: A meta-analysis of observational studies. Matern Neonatal Med. 2023;36(2):1-8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Questa Soundri Alisya, Efriza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
