Stunting sebagai Ancaman Kualitas Sumber Daya Manusia: Perspektif Gizi, Lingkungan, dan Sosial

Authors

  • Rika Amran Universitas Baiturrahmah
  • Nurwiyeni Universitas Baiturrahmah
  • Revivo Rinda Pratama Universitas Baiturrahmah
  • Sri Wahyuni Universitas Baiturrahmah

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v4i4.234

Keywords:

Stunting, Child Nutrition, Maternal Education, Socioeconomic Factors, Nutritional Assessment

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh kronis pada anak balita yang umumnya tampak nyata setelah usia dua tahun. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi berkepanjangan serta dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, sosial, dan ekonomi, dan berdampak serius terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan definisi, penyebab, metode penilaian, dampak, serta strategi pencegahan stunting, sekaligus menganalisis hubungan antara faktor ibu dan rumah tangga dengan kejadian stunting di Nagari Ampuan Lumpo, Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) pada bulan Agustus 2024. Sebanyak 60 balita usia 24–36 bulan menjadi responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, dan status gizi dinilai berdasarkan indikator antropometri standar WHO. Analisis dilakukan untuk melihat hubungan antara stunting dengan jenis kelamin, berat badan lahir, tingkat pendidikan ibu, dan status sosial ekonomi. Hasil: Sebanyak 8,3% balita mengalami stunting. Tidak ditemukan hubungan yang bermakna antara status gizi dengan jenis kelamin, berat badan lahir, dan status sosial ekonomi (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan bermakna antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting (p < 0,005). Kesimpulan: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang bersifat multidimensi. Pendidikan ibu terbukti berperan penting dalam pencegahan stunting. Oleh karena itu, intervensi yang terintegrasi melalui edukasi gizi, peningkatan akses layanan kesehatan, perbaikan sanitasi, dan perlindungan sosial sangat diperlukan, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.

Author Biographies

Rika Amran, Universitas Baiturrahmah

Fakultas Kedokteran

Nurwiyeni, Universitas Baiturrahmah

Fakultas Kedokteran 

Revivo Rinda Pratama, Universitas Baiturrahmah

Fakultas Kedokteran 

Sri Wahyuni, Universitas Baiturrahmah

Fakultas Kedokteran

References

. Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

. Black, R. E., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet.

. Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X.

. Dinas Kesehatan Sumatera Barat. (2022). Laporan Kesehatan dan Gizi Sumatera Barat. Pemerintah Daerah Sumatera Barat.

. Dubois, L., et al. (2012). Genetic and environmental influences on height in early childhood. Human Biology.

. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Stunting di Indonesia.

. Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

. Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

. Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250-265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158

. Rahayu, S., & Efendi, M. F. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stunting pada Anak Usia 0-59 Bulan di Indonesia: Analisis Data Riskesdas 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 14(2), 57-64.

. Safitri, D. (2016). Hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

. Supariasa, I. D. N. (2015). Penilaian status gizi. Jakarta: EGC.

. World Health Organization. (2020). Stunting in children. WHO.

. WHO. (2021). Stunting in a nutshell. World Health Organization. Diakses dari https://www.who.int/news/item/stunting.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

Amran, R., Nurwiyeni, Pratama, R. R. ., & Wahyuni, S. . (2025). Stunting sebagai Ancaman Kualitas Sumber Daya Manusia: Perspektif Gizi, Lingkungan, dan Sosial. Scientific Journal, 4(4), 233–240. https://doi.org/10.56260/sciena.v4i4.234

Issue

Section

Systematic Literature Review

Most read articles by the same author(s)