Imunisasi Anak Sekolah untuk Anak Sehat dan Cerdas

Authors

  • Hiddayaturrahmi Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia
  • Muhammad Alghifari Elfian Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia
  • Fetria Faisal Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia
  • Irwandi Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v2i2.164

Keywords:

BIAS

Abstract

Pendahuluan: PD3I adalah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi. Saat ini ada 29 penyakit yang sudah bisa dicegah dengan Imunisasi  secara efektif (WHO list). Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Kemenkes ( 2017).Imunisasi program terdiri atas imunisasi Rutin ( Imunisasi dasar dan Imunisasi lanjutan, Imunisasi Tambahan dan Imunisasi Khusus. Salah satu imunisasi lanjutan itu adalah imunisasi yang diberikan pada anak sekolah dasar yang diberikan pada bulan imunisasi anak sekolah ( BIAS) yang diintegrasikan dengan usaha kesehatan sekolah ( UKS).Jenis imunisasi yang diberikan pada pelaksanan BIAS bertujuan untuk mencegah penyakit Campak, Rubela, Difteri, Tetanus Neonatorum, dan Kanker leher rahim yang merupakan masalah kesehatan di Indonesia.Di sumatera Barat, pada tahun 2022, cakupan imunisasi Campak Rubella pada program BIAS adalah  59, 6 % dan Cakupan imunisasi Td 56,9 %. Kota Solok pada tahun 2022 cakupan imunisasi Campak Rubella pada program BIAS adalah 12 % dan Cakupan imunisasi adalah Td 30,3 % yang mana sangat jauh dari rata – rata Sumatera Barat.Hasil pelaksanaan BIAS di Kota Solok tahun 2023 untuk imunisasi Mumps Rubella(MR) 47 % , Difteri Tetanus (DT) 42,3%, Tetanus Difetri(Td) 43,16%, Human papilloma Virus(HPV) kelas 5 sebanyak  51,4%, hal ini menunjukan peningkatan, tetapi masih belum mencapai target yaitu 90 %. Hasil: telah berhasil ditingkatkan pengetahuan orang tua murid sekolah MIN, SD 17 Aro dan SD 17 laing tentang Bulan Imunisasi Anak Sekolah untuk Anak Sehat dan Cerdas. Kesimpulan: Edukasi telah berhasil meningkatkan pengetahuan. Diharapkan ilmu pengetahuan yang didapat, dapat diikuti dengan sikap yang positif mendukung pemberian imunisasi bagi anak – anak orang tua murid itu sendiri dan mengajak orang tua murid lain untuk ikut berpartisipasi untuk mewujudkan anak yang sehat dan cerdas.

Author Biographies

Hiddayaturrahmi, Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Dinas Kesahatan Kota Solok/ Fakultas Kedokteran

Muhammad Alghifari Elfian, Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Solok/ Fakultas Kedokteran

Fetria Faisal, Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD M.Natsir/Fakultas Kedokteran

Irwandi, Universitas Baiturrahmah Padang,Indonesia

Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUD M.Natsir/Fakultas Kedokteran

References

. YP Suci,dkk ( 2021 ). Karakteristik orang tua yang melaksanakan imunisasi pada bulan imunisasi anak sekolah di sd al-irsyad 1 kabupaten banyumas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Harapan Bangsa. https://prosiding.uhb.ac.id/index.php/SNPPKM/article/view/824

. Nur Sa’adah (2019). Determinan yang mempengaruhi Terhadap Penerimaan Program Bualan Imunisasi Anak sekolah di SDIT Nurul Huda Purbalingga. https://repository.ump.ac.id/9531/1/Nur%20Sa%27adah%20COVER.pdf

. Kemenkes (2012). Peratutan Menteri Kesehatan Nomor 12 tahun 2017 tentang penyelenggaraan Imunisasi.

. SKB 4 Menteri ( 2014 ) tentang Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah

Downloads

Published

2024-12-23

How to Cite

Hiddayaturrahmi, Elfian, M. A., Faisal, F. ., & Irwandi. (2024). Imunisasi Anak Sekolah untuk Anak Sehat dan Cerdas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES), 2(2), 32–42. https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v2i2.164